Ahimsa
Sikap yang mencerminkan tanpa kekerasan kini sudah menjadi sesuatu yang langka. Kebanyakan orang di berbagai belahan dunia sepertinya telah terbius menyelesaikan masalah dengan bahasa kekerasan. Di mana-mana orang cenderung memanfaatkan demonstrasi sebagai alat perjuangan untuk mencari jalan keluar dari masalah yang dihadapi. Kalau demonstrasinya berjalan tertib tentu masih bisa ditolerir. Namun faktanya, banyak sekali demonstrasi berakhir dengan peristiwa yang memprihatinkan.
Vegetarian
Orang menjadi vegetarian awalnya adalah karena memenuhi panggilan ajaran agama (Hindu dan Buddha) untuk tidak melakukan kekerasan atau tidak menyakiti makhluk lain (ahimsa). Namun seiring perjalanan waktu, penelitian membuktikan bahwa berpantang makan daging ternyata mendatangkan kebaikan bagi tubuh.
Tidak mengherankan kalau belakangan rumah makan atau resto vegetarian bermunculan di mana-mana. Yang banyak dijadikan alasan bagi mereka yang mulai jadi penganut vegetarian (walaupun tidak ketat) adalah faktor kesehatan. Dengan berpantang makan daging banyak yang menemukan dirinya jadi semakin sehat, tidak gampang marah dan bahkan jadi awet muda.
Kenyataan seperti itu tentu saja sejalan dengan teori bahwa manusia secara alami adalah vegetarian. Manusia adalah pemakan daun-daunan dan pemakan rumput, bukan pemakan daging. Binatang-binatang pemakan daging seperti singa, srigala dan lain-lain memiliki gigi yang tajam dan cakar untuk memungkinkan mereka memotong dan mengoyak daging. Di samping itu mereka memiliki usus yang pendek, tetapi alam memberi manusia gigi tumpul -yang cocok untuk buah-buahan, biji-bijian dan sayur-sayuran- dan usus panjang dengan banyak lekukan yang memungkinkan terjadinya pengendapan sisa-sisa makanan yang mudah membusuk.
Itulah sebabnya kenapa mereka yang makan daging atau tidak vegetarian umumnya menjadi korban penyakit seperti tekanan darah tinggi, kolesterol, gangguan ginjal, kanker dan gangguan pencernaan. Tidak hanya itu, kuman-kuman yang melekat pada binatang yang dibunuh ditelan oleh pemakan daging dan tentu saja berakibat kuman itu menjangkiti si pemakan daging. TBC adalah penyakit yang paling umum di antara binatang, khususnya ternak.
Tentu saja Anda tidak harus percaya pada teori di atas. Yang paling baik adalah membuktikan sendiri apakah betul seperti itu.


