Stop Dreaming Start Action dalam Praktek
Stop Dreaming Start Action? “Ah, itu kan cuma slogan. Cuma teori,” tanggap seorang teman tatkala saya ajak berbincang mengenai slogan motivasi yang diusung Pak Joko Susilo dalam kontes SEO berhadiah total 25 juta rupiah dengan tema “Komitmen Stop Dreaming Start Action untuk masa depan yang lebih baik”.
Karena saya bisa menebak apa yang sedang berkecamuk di dalam pikirannya, saya tidak serta merta membantah teman saya ini. Dari wajahnya yang kusut sudah ketahuan kalau dia memang sedang frustrasi. Pasalnya, ia merasa nasibnya sangat sial. Sudah sekolah tinggi-tinggi kok mentok di jabatan staf. (..he-he.., staf itu tergolong jabatan gak sih?!) Ia menambahkan, slogan Stop Dreaming Start Action tidak berlaku buat dirinya. Buktinya tidak ada perubahan yang dia alami. Artinya, walaupun ia sudah mempraktekkan Stop Dreaming Start Action ia toh tidak naik jabatan, menjadi manajer misalnya.
Transcendental Meditation For Employees
Transcendental meditation was a movement founded in 1957 by a man of India, Maharishi Mahesh Yogi. Today, it has over 6 million followers and some of them include Hollywood celebrities and singers.
What makes this form of meditation different from the others is the fact that you don’t just learn everything there by reading a book but by learning from a transcendental meditation expert.
The ultimate goal of Transcendental Meditation is to make each member achieve pure consciousness. By doing so, the individual will be able to find peace with him or herself and also with the rest of the world.
The practice of Transcendental Meditation takes about 15 minutes each day. In order to be part of this organization, Maharishi Mahesh Yogi created a seven step process which everyone must go through that also includes two lectures, a personal interview with a trained instructor and four days of practice.
Meditasi Cahaya
Secara sederhana meditasi dapat dimaknai sebagai periode istirahat yang kita berikan pada pikiran. Ada pakar meditasi yang menyebutnya sebagai no mind, sebab objek-objek duniawi sedang dijauhkan dari pikiran. Pada saat ini, sebagaimana dapat dibaca pada artikel meditasi yang saya tulis sebelumnya, frekuensi gelombang otak otomatis turun. Maka terciptalah keheningan yang memberi ruang bagi relaksasi. Kondisi inilah yang berperan memberi ketenangan dan kenyamanan sehingga stress pun terhalau.
Walaupun saya pernah mencicipi beberapa teknik meditasi, sampai saat ini ada satu teknik yang saya anggap powerful yang terus saya praktekkan secara rutin setiap hari. Teknik sederhana ini, Teknik Meditasi Cahaya, telah memberi manfaat yang sangat berarti kepada saya, baik untuk kesehatan fisik , mental maupun emosi. Bila teknik ini dilakukan dengan disiplin yang tinggi, hanya dalam kurun waktu tiga bulan Anda akan dibuat takjub oleh perubahan yang terjadi dalam hidup Anda.
Pengalaman Saya Dengan Meditasi
Mengetahui kondisi kesehatan saya yang sedemikian rupa, atasan saya memperkirakan saya mengidap psikosomatis. Itu lho, gangguan psikis yang menggejala ke badan. Duh, kok bisa ya orang kecil kena penyakit mentereng begitu?
Akhirnya saya diundang bergabung ke pedepokannya. Kebetulan adik kandungnya, seorang dokter merangkap paranormal, adalah guru Kung Fu. Sebenarnya saya tidak tertarik belajar Kun Fu karena saya tidak suka kekerasan. Namun saya mau bergabung karena di sana ada latihan meditasinya.
Itulah awal perkenalan saya dengan meditasi yang memang saya rasakan manfaatnya bagi kesehatan. Seiring berjalannya waktu saya juga berkenalan dengan teknik-teknik meditasi yang lain.
Pertanyaannya: kenapa meditasi bisa menyembuhkan?
Menurut Grand Master Reiki Tummo, Irmansyah Effendi, M.Sc., pada saat kita melakukan meditasi frekuensi gelombang otak kita turun, paling tidak dari beta ke alpha. Pada saat ini, kelenjar pineal yang ada di tengah kepala kita memproduksi hormon endorpin dan melatonin yang kemudian disebar ke seluruh organ tubuh. Menyebarnya hormon-hormon tersebut memberikan efek menyegarkan dan menyembuhkan di samping berfungsi sebagai anti aging dan anti oksidan. Itulah sebabnya mengapa praktisi meditasi tampak selalu segar dan awet muda.
Nah, bagi yang ingin awet muda, daripada membeli produk anti aging dengan harga mahal kenapa tidak berlatih meditasi saja? Cuma butuh sekitar 15 menit setiap hari lho.


